Seiring semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi mesin pelabelan , mesin-mesin tersebut telah diterapkan dan dikembangkan dengan baik. Saat ini, sebagai mesin pengemasan yang relatif umum, mesin otomatis sepenuhnya telah memasuki pengemasan banyak produk. Terus memberikan layanan pengemasan yang nyaman dan efisien kepada pengguna. Jadi, bagaimana seharusnya mesin pelabelan digunakan? Apa yang harus saya perhatikan selama penggunaan?
Bagaimana cara menggunakan mesin pelabelan?
Catatan tentang penggunaan dan pengoperasian mesin pelabelan
①Pemeriksaan umum mesin: Mesin harus bersih.
②Nyalakan pemanas lem dan atur suhu yang diinginkan.
③Periksa level oli dan buang kondensat air. Sambungkan pipa udara bertekanan dan atur tekanannya hingga 5-6 atmosfer.
④Periksa apakah pompa lem berfungsi normal, jumlah lem harus disesuaikan dengan kecepatan maksimum mesin pelabelan per menit, dan kotak label harus diisi penuh dengan kertas label.
⑤Periksa jumlah botol di pintu masuk. Jumlah ini harus mencukupi agar label dapat berjalan dengan kecepatan minimum.
⑥Periksa apakah semua komponen dan perangkat penyesuaian ditempatkan pada ukuran dan posisi yang sesuai di mesin.
⑦Periksa apakah tombol berhenti darurat berbentuk jamur belum ditekan.
⑧Terakhir, nyalakan sakelar utama.
Alat ini terdiri dari roda pelabelan dan gulungan. Prinsip kerjanya adalah roda penggerak secara berkala menarik pita label untuk bergerak. Pita label ditarik keluar dari gulungan, dan pada saat yang sama pita label ditekan oleh roda pelabelan ke kotak. Kemudian, berdasarkan pemahaman prinsip kerjanya, mari kita lihat apa yang perlu diperhatikan.
Konfirmasikan arah pergerakan sabuk konveyor dan arah pengangkutan.
Apakah arah penempatan produk pada jalur produksi dan pada mesin pelabelan otomatis sama.
Pastikan produk berfungsi dengan baik dan petunjuk pelabelan konsisten.
Output dan kecepatan lini produksi harus disinkronkan dengan mesin otomatis.
Ketinggian permukaan pengangkut sudah sesuai.
Apakah ada persyaratan khusus untuk koneksi dengan mesin lain di jalur produksi dan antarmuka.
Apakah tersedia cukup ruang yang dialokasikan untuk mesin pelabelan di lini produksi pengemasan?
Pastikan arah penggulungan rol label sudah benar.
Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa mesin pelabelan merupakan peralatan yang relatif canggih dan membutuhkan perhatian terhadap detail. Jika penggunaan yang benar tidak dikuasai dalam kegiatan produksi sehari-hari, mudah terjadi kerusakan. Oleh karena itu, perlu diperkuat pelatihan personel terkait untuk menghindari situasi ini.
Mesin pelabelan merupakan peralatan yang sangat penting untuk pengemasan barang. Penggunaan mesin pelabelan tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi produksi perusahaan, tetapi juga menghemat biaya produksi. Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda dapat mengklik situs web resmi untuk melihat informasinya.
